Kamis, 12 Desember 2013

Gembrut




Saat kecil saya orangnya selalu ingin menang sendiri , apalagi ketika bermain dengan kakak umi (anak dari tanteku). Ketika bermain nanti ujung-ujungnya dia menangis karena ulah saya, sampai-sampai saya dimarahi ibunya. Saya dulu oranya nangisan, minta ini itu harus terpenuhi, ketika diingatkan oleh orang lainpun terkadang aku membantahnya. Kebiasaan itu lama-lama hilang karena menyadari bahwa itu adalah hal yang buruk. Ketika saya kecil saya dan kakak umi serin menggoda kakek saya yang sudah tua renta dan sudah tidak jelas lagi penglihatannya. Biasanya saya menyubiynya lalu berlari untuk pergi meninggalkan kakek saya. Ketika saya kelas dua SD kakek saya meninggal dunia.
Ketika saya SD saya selalu bermain dirumah saya bersamaanak-anak lainnya. Namun ketika saya ikut bermain bersama mereka entah itu bermain layang-layang disawah , mencari ikan di sungai ataupun mandi disungai saya selalu dilarang sama ibu atau ayah saya, mau hujan-hujananpun dilarang. Tapi saya terkadang mengabaikannya, saya pernah ikut teman-teman bermain dikali , dan itu berulang kali hingga suatu saat ibu saya mengetahui kalau saya mandi dikali. Saat itu saya langsung dipukul dan dimarahi oleh ibu saya. Sejak saat itu saya kapok , dan tidak pergi keluar rumah atau bermain jauh dari rumah tanpa seizin ibu.ketika saya kecil saya sering pergi ke sawah dengan ibu , kakak umi , dan tante saya. Namun paling sering bersama kakak umi dan tante saya, biasanya kami mencari kayu bakar dan terkadang juga memanen bawang merah, kacang tanah,kacang panjang, dan lain-lain. Ketika saya diajak pergi ke sawah saya sangat senang.
Ketika SMP, saya jarangberada dirumah karena saya banyak menghabiskanwaktu di Sekolah.Kelas satu sudah mulai ada pelajaran tambahan dan setiap hari pulangnya jam 4 kecuali hari sabtu. Setiap senin rabu dan jum’at saya pulang jam 5 karena saya mengikuti ekstra volly. Terkadang hari minggu pun juga latihan volly dan terkadang juga ada pertandingan. Itu semua saya lalui sampai saya kelas 3.
Ketika SMA , saya disekolahkan di Jombang, disana tinggal bersama nenek dan kakek (orang tua dari ayah saya) . Hal itu membuat saya lebih jarang bertemu dengan orang tua saya maupun adik saya apalagi ketika ayah ke jombang, ibu dan adik jarang ikut. 
Larangan dari ibu saya untuk tidak bermain diluar rumah ketika saya masih kecil menjadikan saya sebagai pribadi pendiam,tidak banyak omong, dan kurang pergaulan, ditambah ketika SMP juga jarang ada dirumah. Pribadi pendiam sampai saat ini masih tertanam didalam diri saya. Namun semua itu demi kebaikan saya dan ada sisi positifnya juga.
Jika suatu saat saya punya anak. Saya akan lebih memberikannya kebebasan untuk bermain bersama teman-temannya namun juga tetap mengawasinya. Dan bila perlu saya akan membuatkannya adik yang banyak agar semua dari anak saya memiliki tanggun jawab untuk saling menjaga satu sama lain, apalagi anak pertama dia akan memiliki tanggung jawab yang lebih besar untuk menjaga adik-adiknya. Dengan memiliki banyak saudara mereka tidak akan bermain keluar rumah karena dirumahnya sudah banyak teman untuk bermain dan itu memudahkan saya untuk memantau mereka. Dan dengan kebiasaan bertanggung jawab untuk saling menjaga satu sama lain, saya berharap jika mereka besar nanti  kebiasaan itu mengantarkan mereka untuk menjadi orang sukses. Dan tak lupapula tanggung jawab mereka sebagai hamba Allah






Tidak ada komentar:

Posting Komentar